Hmmm.. Begitu banyak iklan-iklan di televisi yang mempromosikan atau menggalakkan cara makan yang sehat bagi manusia. Salah satunya adalah iklan-iklan yang berbau keju. Baik itu keju tikus maupun keju roti (jangan berpikir 2 keju ini adalah sama :D). Keju tikus cocok untuk tikus sedangkan keju roti sangat aman dikonsumsi manusia. Baik itu yang diproduksi dari susu sapi keturunan Sunda maupun sapi keturunan Spanyol. Yang gw tau sih baik Sunda maupun Spanyol cwe nya mantap-mantap..:P
Namun pernahkah anda melihat kejadian langka di mana keju sangat berarti bagi manusia yang 1 ini? Mungkin iklan-iklan tersebut telah mempengaruhi watak dan kepribadian orang satu ini. Kandungan keju memang bagus untuk manusia. Dan dampaknya akan sangat signifikan bagi daya pikir atau otak manusia.
Disebabkan oleh habisnya makan malam di rumah setelah orang tersebut pulang dari PIM 2, lantas otaknya pun mulai berpikir. Gimana caranya stamina orang tersebut kembali normal sedangkan makanan di rumah udah habis. Yang tersisa cuma sambal, kuah sayur, dan beberapa 2 potong daging. Stok Pocari Sweat sudah habis. Begitupun dengan stok indomie dan nugget. Ya sudah, ia langsung buka kulkas. Matanya pun langsung berakting layaknya memperhatikan sekretaris muda nan cantik dari ujung kepala hingga bulu kaki paling bawah. Dan akhirnya mata tersebut berhenti di tengah-tengah, antara [sensor] dan [sensor]. Yups, akhirnya ada keju roti di kulkas. Okai, i need these cheeses. Jeproottt...
Akhirnya orang tersebut bisa juga makan malam dengan nilai gizi yang tinggi :D. Ternyata tidak susah mencari makanan bergizi... Hahahahahaha....


0 komentar:
Poskan Komentar