Selasa, 22 April 2008

Laporan Ujian Anapersil

Ujian Anapersil untuk jurusan SI (yaiyalah masa yaiya crot :D) dilakukan pada tanggal 17 April 2008 (bertepatan dengan ultah gw haha) gw jawab dengan aneh bin ajaib. Anapersil merupakan mata kuliah yang ditujukan agar para mahasiswa nya dapat menggambarkan skema system informasi yang dimiliki oleh perusahaan. Baik sistem informasi yang sudah ada ataupun membangun sistem informasi yang baru.

Ini matkul termasuk matkul yang gw benci. Hiahahahhaa... Gimana nggak? Ujian menggambar masa TK aja (ada ya??) gw gak lulus. Kiahahahaa... Masa gw disuruh gambar kotak². Terus masing-masing kotak ada kotak lagi. Terus aja mpe penuh... Hahahha. Jangan lupa gambarkan tempat WC nya... (denah rumah yak??)

Okay, kita liat beberapa soal nya yang gw ingat (soal kasus tentang Perusahaan Kelapa Sawit)

1. Coba tentukan kriteria sistem nya dan prioritasnya.

Gw jawab:
Kriterianya              Prioritas 1                  Prioritas 2
User Interface        Very Important        Important
Security                   Very Important        Very Important
Informatif                Important                 Very Important

Nah loh!! Jawaban apaan ini cuy? Sebenernya ada 5 seh gw jawab tapi lupa. Hahahaha... Berikut penjelasan jawabannya.

"Karena perusahaan tsb baru mendirikan sistem informasi, maka digunakan prioritas 1. User Interface sangatlah penting pada tahap2 awal penggunaan sistem yang baru. Untuk itu, prioritasnya juga harus lebih dipertimbangkan oleh para programmer. Kemudian dari sisi keamanan/security nya, juga harus diperhitungkan sejak awal. Karena desain keamanan yang buruk sejak awal tentunya akan berdampak pada tingkat kenyamanan dari sisi User Interface. Dan yang ke tiga, Informatif. Program tersebut harus memberikan informasi yang dibutuhkan oleh kantor pusat. Pada saat2 awal penggunaan sistem yang baru, mungkin tujuan utama perusahaan yaitu "menghadirkan sistem informasi" pada perusahaan.

Sedangkan pada prioritas 2, dipakai apabila perusahaan telah menggunakan sistem informasi tersebut dalam kurun waktu minimal 1 tahun. Pada tahun-tahun berikutnya, tentunya akan terjadi yang namanya SDLC (System Development Life Cycle) di mana program atau sistem akan dirombak sebagian atau bahkan keseluruhan untuk menghadapi trend bisnis pada saat itu. Terjadi perubahan prioritas pada User Interface dikarenakan end user sistem telah familiar dengan sistem tersebut. Jadi penekanan terhadap UI ini tidak perlu terlalu membuat programer pontang panting. Kemudian dari sisi security, masih dengan status yang sama yaitu Very Important. Selama saya membuat program, sisi security selalu menjadi hal utama bagi saya karena security yang bermasalah bisa membuat bisnis milyaran kita menjadi ludes seketika. Sedangkan pada sisi informatif, status prioritas mengalami kenaikan dari important menjadi very important. Hal ini disebabkan terjadinya perubahan kegunaan dari informasi perusahaan. Kini perusahaan tidak lagi sekedar menghadirkan sistem informasi saja, namun sudah mencapai level "bagaimana caranya menggunakan sistem informasi yang sudah ada untuk mendukung persaingan". Di sini, programmer akan menambahkan module baru seperti trend bisnis pasar, graphic keuntungan/kerugian para kompetitor, benchmark, dlsb.".

2. Apa yang dimaksud dengan komponen? Berikan contohnya.

"Komponen adalah kumpulan objek² yang saling terkait dan dibungkus dalam suatu wadah (encapsulation) di mana antara 1 komponen dengan komponen lainnya akan saling mendukung guna terciptanya suatu sistem informasi yang terintegrasi.

Contohnya: Sistem Digital Parking. Sistem ini terdiri dari beberapa komponen di antaranya komponen database dan komponen Map. Pada komponen database (jika menggunakan teknologi .NET), terdapat objek² seperti Connection, DataAdapter, DataSet, DataReader, Command, dll. Sedangkan pada komponen Map akan terdapat objek² spt Digital 3D Map, Digital Conversion System, dll. Nah, 2 komponen ini saja sudah menunjukkan saling ketergantungan. Misalnya, tanpa database maka pada peta digital yang disediakan tidak akan terlihat blok parkiran mana saja yang sudah dipakai dan belum. Begitu juga tanpa adanya komponen Map, maka database menjadi tidak berarti (tidak menghasilkan informasi) karena masih berupa tabel biasa. Sistem informasi akan terlihat jika terjadi perubahan konversi data menjadi suatu bentuk dimensi data yang lain. Contohnya ya data di database diterjemahkan ke dalam bentuk gambar 3D.

Jawaban ini saya ambil dari keikutsertaan saya dalam mendesain sistem tersebut di daerah Bandung 1 tahun silam. Jadi mohon maap kalo terjadi kesalahan istilah antara programmer dan sistem analis."


 

TOENK!!!

Jawaban apaan ntu? Benar-benar di luar jawaban formal kampus!! Gila dah gwa!! Hahahhaa. Tapi asal tau aja, kenyataan di lapangan emang begitu. Apapun gambar ERD, DFD, Statechart, Class Diagram, dan entok-entok lainnya hasil akhirnya cuma 1, the program! So, gak salah donk klo gw jawab dari sisi programming. Lagian, jawaban gw itu udah terbukti menghasilkan duit daripada jawaban formal di lab. Huyahahahhaa... Dan yang namanya manajer, terlebih lagi klo dia cuma pengen tau untung rugi, gak bakalan berguna deh lo jelasin ama dia tentang statechart n deployment component. Mpe mulut lo berbusa karena rabies tingkat 3 juga gak peduli tuh orang. Maklum, pengalaman. Matkul anapersis dan anapersil cuma berlaku dan dihargai oleh kalangan sistem analis yang tugasnya merancang sistem perusahaan. Dan 1 note, terkadang para manajer tidak mau tau apa yang terjadi "di belakang layar" (baca: statechart, class diagram, dan xxx lainnya). Mereka cuma perlu hasil akhir. Sesuatu yang tergambar di monitor komputer. Sesuatu yang bisa ditulis dan kalo ditekan tombolnya, maka akan keluar gambar graphic tingkat kepuasan konsumen. Dah, itu aja. Dan skill itu cuma ada di programmer, bukan di sistem analis. Huahahhahaa...

Ya saya tau. Saatnya bagi kalian bersuara "DASAR PROGRAMMER SINTING!!!"

Kamis, 17 April 2008

Gw, Peterpan, dan Tempat Pangkas

Zzzzz... Zzzzz... Zzzzz (bunyi telpon). Tersentak kaget, gw langsung hidupin motor. Jam tepat menunjukkan pukul 11 siang. Belom sarapan. Mandi apalagi. Langsung pilih baju, celana, jaket, kaos kaki, sepatu, dan tak lupa parfum. Langsung berangkat menuju kampus BiNus buat ngambil KMK (dasar mahasiswa malas). Rambut gw masih gondroy, tapi photo gw menggambarkan klo gw itu yummy (hee??). Bomat ah, serahkan saja photo itu ke petugas nya. Moga-moga aja dia gak liat klo terdapat perbedaan yang sangat mencolok antara gw dan photo gw. Guess what? Tai mata... Huahahahhahaaha...

Bertolak dari kampus, gw langsung menuju tempat potong rambut di daerah LIA Pengadegan. Alasan pemilihan tempat karena di sana banyak terdapat "ehem²" yang cantik. Dan setibanya di sana, bener aja! Masih kosong tuh gedung... Coba sorean dikit...

Tempat potong rambut (selanjutnya disebut tempat pangkas) sangat berdekatan dengan gedung LIA. Dan berhubung masih siang, kagak ngantri deh (nyambung yak antara siang dengan ngantri pangkas??). I'm the first man yang masuk ke tempat menakutkan bagi rambut-rambut itu. Ada 2 tukang pangkas di sana. Yang satu nya megang gitar dan yang lainnya sedang mengerjai rambut gw. Yoo, step by step rambut gw mulai berguguran. Sedih juga sehh. Tapi apa daya. Penampilan gw harus menawan karena mau ketemuan ama client dari Bali. Yodah, bantai dah tuh rambut mafia korea.

"Buka dulu topeng mu"
"Buka dulu topeng mu"
"Bagai bintang di surga"
"Coba bertanya pada manusia tak ada jawabnya"

Zzzzz... Tuh rekan setim dan senegaranya si tukang pangkas yang lagi ngerjain rambut gw, sedang bernyanyi lagu-lagu Peterpan. Toenk!! Adohh, coba temen gw si Firas yang lagi pangkas, bisa muntah mencret tuh orang.

Kira-kira menghabiskan 5 lagu Peterpan untuk memangkas rambut gw. Tadinya seh mau pake gaya Matthew Bellamy, tapi terlanjur. Jadinya spike² juga. Hahahhaa. Tapi, ternyata yang aneh pada siang itu bukan cuma si gitaris, melainkan yang satunya lagi juga.

"Ji, manis tuh senyumannya. Liat deh. Adem banget klo dia lagi senyum", kata dia ke rekan se-tim nya. Gw yang kurang gizi atau dia yang aneh ya? Untuk membuktikannya, maka gw liat ke arah luar. Ternyata ada seorang cwe berpakaian TNI-AU di seberang jalan (yaiyalah, masa di seberang pantat). Kira-kira umurnya 28 tahunan. Beda 4 tahun ama abang² tukang pangkasnya. Gila, bisa merhatiin gini gw. Hebat... Dan ternyata si abang-abang ini telah menikah. "Ingat coy ama istri di rumah...", kata si gitaris. Huahahaah...

Sekian menit berlalu. Ditemani dengan lagu Peterpan dan aksi curi pandang si tukang pangkas ke tuh cwe, akhirnya kelar juga rambut gw dikerjain. Spike lagi spike lagi. Malah kata si Juliani, rambut gw kayak SonGoku. Dan kata si Meilita, rambut gw bagusan yang dulu. Grrrr..... Besok-besok gw ubah gaya dah. Matthew Bellamy, here I go.

Entah Kenapa Gw Benci Banget Ama Yang Namanya...

SCRIPT KIDDIES. Yup, that's it. Rasanya pengen gw makan tuh orang. Sayang nya belum ada panci di dunia ini (tepatnya di daerah Jakarta Tenggara??) yang mampu menampung tuh orang buat gw goreng.

Ceritanya begini. Pada saat saya mau lihat testi di FS saya, tiba-tiba ada testi buaaannnyaaaakkk banget dari someone named E.x.x. Ternyata, setelah saya terawang dengan seksama, wah, ini orang mau men-deface FS saya neh. Tapi kok aneh, tekniknya basi banged... Berikut adalah gambarnya.

Again...Gw ditantangin Script Kiddies

Pada gambar di atas tersebut (cee lah,, bahasa gw dah kayak buku ilmiah), tampak ada photo seseorang yang...well, you got the picture man! Hiahahahha... Yaudah, langsung saja saya buka profile dia dan JRENG JRENG... Kirim kan testi sebanyak-banyaknya ke 7887. Isinya? Well, you got the picture man! (gila, lagi seneng banget gw ngomong kyk gt...hahaha)

Alhasil, tuh testi dapat dibasmi dengan mudah setelah diberikan jamu kuat (toenk)... Lagian, script kiddies doank mau nyoba nge-hack FS saya... Mana mempans.... Tung tung tung tung tututung,,,prettt...