Hoplaaa… Kali ini gw kembali dengan membawa berita kurang hangat dari BiNus University. Semestinya artikel ini gw publish kemaren – kemaren. Namun lantaran laptop gw kena serangan antraks dan gw 3 hari terakhir juga jadi zombie, akhirnya baru bisa gw publish sekarang.
So, berita kurang hangatnya adalah:
"Dengan membangun gedung parkir baru bergaya mall, akhirnya lahan tetangga di embat oleh pihak BiNus. Lahan ini sendiri tadinya adalah berupa tanah yang sering dijadikan tempat parkir "liar" (termasuk gw pernah memanfaatkan parkir liar ini). Namun ada 1 hal yang lebih penting… Daerah resapan air menjadi hilang"
Yup, begitulah berita kurang hangatnya. Saat ini gedung parkir tersebut telah memasuki tahap akhir (baca: dipermak).
So so so? Begitu musim hujan datang.. Dhuerrrr… Air mengalir sampai jaaaauuhhh. Air hujan yang jatuh kini tidak lagi meresap di area yang semulanya berupa onggokan tanah. Melainkan air tersebut langsung mengalir dengan indah ke tempat terendah, pemukiman warga sekitar.
Spontan, melihat kejadian aneh begitu, warga pasti langsung berpikir kenapa bisa banjir? Katanya sih tinggi genangan air di daerah terendah mencapai pinggang orang dewasa. Wah wah wah. Gw jamin dah klo ada pasangan yang lagi asik gombal-gombalan pasti langsung kaget n marah-marah ndiri. Apalagi yang lagi mencari ilham di WC!!
Warga berbondong-bondong datang menuju kampus BiNus. Mungkin ada yang bawa clurit, kapak, golok pembunuh kampret, dan lain sebagainya. Dan melihat aksi warga yang tidak biasanya itu, otomatis para Protekom (3rd party) BiNus langsung pasang kuda-kuda di depan pagar ayu. Pagar pun langsung ditutup. Mahasiswa/i yang tadinya ingin mandi di kos tercinta, malah cuma bisa gaya-gayaan di WC kampus.
Berikut adalah beberapa gambar yang sempat gw jepret (maap, berhubung yang ngambil gambarnya masih amatir, jadi muka gw kgk ada).




Well, pemandangan yang sangat langka bukan??
=================================
Ralat by Wiro:
itu salah sob... lahan yang dipake binus buat bangun adalah lahan dia, tepatnya dolo itu lahan buat parkir motor ama mushola.
dan trnyata yang buat banjir itu bukan binus.. tp komplek perumahan yang sedang di permak juga tuh.. tpat di sebelah kampus anggrek. mereka yang blokir kali yang motong kampus kita... kali yang motong di kampus kita mah ama pihak binus dah dibagusin... ga knapa2. tp ujungnya di blokir ama komplek perumahan itu. (wiro)
Thx to Wiro ^^

2 komentar:
"Dengan membangun gedung parkir baru bergaya mall, akhirnya lahan tetangga di embat oleh pihak BiNus. Lahan ini sendiri tadinya adalah berupa tanah yang sering dijadikan tempat parkir "liar" (termasuk gw pernah memanfaatkan parkir liar ini). Namun ada 1 hal yang lebih penting… Daerah resapan air menjadi hilang"
itu salah sob... lahan yang dipake binus buat bangun adalah lahan dia, tepatnya dolo itu lahan buat parkir motor ama mushola.
dan trnyata yang buat banjir itu bukan binus.. tp komplek perumahan yang sedang di permak juga tuh.. tpat di sebelah kampus anggrek. mereka yang blokir kali yang motong kampus kita... kali yang motong di kampus kita mah ama pihak binus dah dibagusin... ga knapa2. tp ujungnya di blokir ama komplek perumahan itu. (wiro)
wohoo...
thx atas informasinya wid
sangat informatif...
hehhe
Poskan Komentar